
Palembang, 26 Maret 1984
Semasa masih kuliah, Mario sering bangun pagi hari untuk bantu mama bikin kue. Pria dengan hobi menyanyi walau tak ada yang dengar ini ternyata sering merasa minder. Namun keminderan itu tak menjadi penghalang baginya untuk terus lanjut hingga babak Workshop. Ia kini berusaha menggali apa yang tidak dimiliki orang lain dalam dirinya. Kini ia hanya berlatih maksimal dan berharap bisa buat mama dan keempat kakaknya bangga. Yang disayangkan adalah sang papa yang juga sangat diidolakannya sudah tiada dan tak sempat melihat dirinya tampil di Indonesian Idol tahun ini.
Kebiasaan Mario adalah nyanyi di sembarang tempat. Hingga sebelum tidur pun ia masih tetap bernyanyi. Menurutnya, mama dan kakak-kakaknya sudah sangat hafal dengan kebiasaan ini. Dan pertanda bahwa dirinya sudah ‘tewas’ tertidur adalah bila lagu sudah berhenti terdengar.
Filed under: Contentants Profile