Mario Oktavianus (Mario)

mario

Palembang, 26 Maret 1984

Jurusan yang dipilih oleh seorang Mario Oktavianus untuk mengejar karirnya cukup unik. Ia baru lulus kuliah di STIK Bina Husada jurusan Keperawatan. Alasan yang dikemukakan adalah karena jurusan ini biasanya mudah mencari pekerjaan lepas kuliah. Namun nasib berkata lain, setelah lulus ternyata Mario malah melenceng ke dunia tarik suara. Ia juga ternyata pandai menciptakan lagu pop. Beberapa gubahannya sempat dikirim ke radio dan masuk chart tangga lagu hingga 10 besar.

Semasa masih kuliah, Mario sering bangun pagi hari untuk bantu mama bikin kue. Pria dengan hobi menyanyi walau tak ada yang dengar ini ternyata sering merasa minder. Namun keminderan itu tak menjadi penghalang baginya untuk terus lanjut hingga babak Workshop. Ia kini berusaha menggali apa yang tidak dimiliki orang lain dalam dirinya. Kini ia hanya berlatih maksimal dan berharap bisa buat mama dan keempat kakaknya bangga. Yang disayangkan adalah sang papa yang juga sangat diidolakannya sudah tiada dan tak sempat melihat dirinya tampil di Indonesian Idol tahun ini.

Kebiasaan Mario adalah nyanyi di sembarang tempat. Hingga sebelum tidur pun ia masih tetap bernyanyi. Menurutnya, mama dan kakak-kakaknya sudah sangat hafal dengan kebiasaan ini. Dan pertanda bahwa dirinya sudah ‘tewas’ tertidur adalah bila lagu sudah berhenti terdengar.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.