Irene

irene

Selain masih kuliah di Universitas Sahid jurusan Public Relation, Irene juga pernah bekerja sebagai staf PR di sebuah radio di Jakarta dan sering freelance sebagai SPG. Ketika tahu bahwa dirinya lolos ke babak Workshop, Irene sempat merasa minder karena ia merasa saingannya banyak yang lebih bagus. Walau begitu, ia tetap berusaha optimis dan menampilkan yang terbaik ke depannya dengan tetap berusaha menonjolkan ciri khasnya yaitu suara serak.

Awal mula Irene berkecimpung di dunia tarik suara adalah karena paksaan papa yang merasa melihat potensi dalam dirinya. Pada saat itu, Irene merasa suaranya tidak bagus dan enggan ikut perlombaan yang disuruh. Ketika akhirnya ia terpaksa ikut dan menjadi juara walaupun juara terakhir, Irene mulai menyadari kapasitasnya dalam bernyanyi dan mulai tekun berlatih.

Irene yang adalah anak terakhir dari 5 bersaudara ini sangat berambisi menemukan jati dirinya. Untuk patokan dalam bernyanyi, ia mengidolakan Christina Aguilera dan Terry.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.