Chandra Janaiver Singkoh (Jever)

jever

Surabaya, 18 Januari 1990

Bisa bernyanyi sambil main piano adalah keahlian Chandra Janaiver Singkoh atau lebih dikenal dengan Jever. Kegiatan mahasiswa Universitas Petra Surabaya jurusan Komunikasi ini selain kuliah juga menerima kursus piano dan bermain musik di persekutuan doa dekat rumah. Dulu ia tidak pernah berpikir kalau bisa bernyanyi. Hingga suatu hari di acara sekolah, Jever diminta tampil dan gurunya sangat terharu mendengar suaranya.

Sebagai anak tunggal, Jever mengaku tidak manja. Lahir di Manado, di usia 1 tahun kedua orang tuanya memutuskan merantau dan berpindah-pindah kota dari Probolinggo, Bali, hingga akhirnya menetap di Surabaya hingga kini. Dulu ia paling benci musik. Suatu hari, pemain musik di gerejanya pindah dan papa-mama berdoa agar ada lagi yang bisa membantu dalam bermusik. Sang papa selama beberapa waktu bernyanyi hanya dengan gitar. Semenjak itu Jever belajar piano secara otodidak dan jadi sangat menyukai dunia musik dan bernyanyi. Sekarang ia bisa bermain gitar, piano, drum, dan juga bass.

Ketika diminta untuk menilai dirinya sendiri, Jever merasa ia adalah orang yang simple. Tidak suka aneh-aneh, tidak banyak omong hingga cenderung introvert, dan seringkali tidak bisa menyembunyikan perasaan. Untuk jadi seorang Jever yang seperti ini, ia telah menghadapi berbagai macam rintangan yang tidak mudah untuk dilalui. Dengan pembentukan itu, ia bangga dengan apa adanya dirinya sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.